Twitter Menambahkan Fitur Baru Cuitan Suara

Twitter Menambahkan Fitur Baru Cuitan Suara

Twitter Menambahkan Fitur Baru Cuitan Suara

Twitter Menambahkan Fitur Baru Cuitan Suara.  Twitter meluncurkan fitur baru untuk merekam suara dan melampirkan (attach) rekaman tersebut ke dalam cuitan pengguna hari ini. Fitur ini baru tersedia bagi pengguna iOS atau Apple.

Melalui akun resminya, Twitter mengatakan fitur anyar itu untuk tahap awal hanya bisa dinikmati oleh sekelompok orang saja. Klaim Twitter fitur akan segera dinikmati pengguna lain seiring berjalannya waktu.

“Foto profil Anda saat ini akan ditambahkan sebagai gambar statis pada lampiran audio Anda dan tidak akan diperbarui lagi jika Anda memperbarui foto profil Anda,” kata Twitter.

Dilansir dari blog Twitter, bagi pengguna yang telah mendapatkan fitur ini, fitur dapat diakses dengan cara yang sama ketika Anda ingin membuat status di Twitter. Ketika memilih ikon ‘+’, Anda bisa melihat ikon gelombang suara. Ketuk ikon tersebut untuk merekam suara.

Cuitan suara ini dapat menimbulkan tantangan moderasi baru dan tantangan faktor aksesibilitas bagi Twitter. The Verge meminta Twitter untuk lebih detail tentang bagaimana fitur akan membuat lebih mudah bagi orang yang memiliki gangguan pendengaran dan orang tuli untuk mengakses tweet audio ini.

Fitur ini memungkinkan pengguna untuk merekam suara hingga 140 detik. Apabila pengguna melebih durasi itu, Twitter akan secara otomatis membuat sebuah utas.

Sebelumnya, Twitter juga memberi pengguna kesempatan untuk menjadwalkan tweet mereka. Artinya, jika kamu ingin men-tweet sesuatu dan tiba-tiba ada urusan lain yang mendesak, kamu dapat menulisnya terlebih dahulu dan menyimpannya di draft, lalu menjadwalkannya untuk nanti. Demikian seperti dikutip dari Ubergizmo, Minggu.

Pengguna iOS Kini Bisa Unggah Twit Suara

“Terkadang 80 karakter tidak cukup dan beberapa nuansa percakapan hilang dalam terjemahan. Jadi mulai hari ini, kami menguji fitur baru yang akan menambah sentuhan manusiawi pada cara kami menggunakan Twitter – suara Anda sendiri,” kata Twitter di blog resmi.

Dalam tanggapan melalui email, seorang juru bicara merespons pertanyaan tersebut. “Ini adalah tes audio awal saja bagi kami dan kami masih mencari cara yang terbaik untuk memenuhi semua kebutuhan orang-orang dengan kemampuan yang berbeda-beda,” kata juru bicara Twitter.

Di sisi lain, fitur rekaman ini tidak bisa digunakan untuk membalas cuitan atau retweet dengan komentar. Hal lain yang patut diperhatikan adalah rekaman suara akan selalu melampirkan foto profil Anda saat merekam suara.

Dilansir dari The Verge, jadi foto profil di cuitan rekaman suara tidak akan berubah meski Anda telah mengganti foto profil.

Nantinya, kicauan berbentuk suara ini akan ditampilkan di linimasa bersama dengan twit lain yang berbentuk teks. Untuk mendengarkannya, pengguna tinggal mengetuk gambar di twit tersebut.

Jika kamu berubah pikiran dan memutuskan untuk tidak mempostingnya, kamu bisa membatalkan jadwal atau mengeditnya menjadi sesuatu yang jauh lebih ringkas.

Selain untuk pengguna Twitter pada umumnya, fitur ini juga sangat berguna untuk semua brand atau perusahaan yang ingin membuat sebuah pengumuman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *