Pengertian dari Kebiri Kimia Secara Medis

Pengertian dari Kebiri Kimia Secara Medis

Apa Itu Kebiri Kimia? Ini Penjelasan Medisnya

Pengertian dari Kebiri Kimia Secara Medis – Kebiri kimia adalah memasukkan bahan kimia yang bersifat antiandrogen. Baik melalui pil atau suntikan, ke dalam tubuh pelaku tindak kejahatan seksual.

Kebiri kimia adalah prosedur medis yang tidak mengubah bentuk fisik alat kelamin pria, tidak seperti kebiri biasa. Namun, fungsi kebiri kimia mirip dengan kebiri pada umumnya, yakni memperlemah hormon testosterone dengan menurunkan level androgen di dalam aliran darah seseorang.

Terpidana kasus tindak pencabulan terhadap sembilan anak perempuan dan laki-laki di bawah umur di Mojokerto, Jawa Timur, Aris (20), kini menanti kepastian eksekusi hukuman yang dijatuhkan padanya. Aris divonis hukuman kebiri kimia oleh majelis hakim Pengadilan Tinggi Jawa Timur.

Apa itu kebiri kimia? Spesialis Andrologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Prof.Dr.dr.Wahyuning Ramelan Sp.And. memberikan pandangannya terkait kebiri kimiawi.

Istilah kebiri kimia tidak populer di dunia medis

Menurut Wahyuning, istilah kebiri kimia tidak begitu populer di dunia medis. Istilah ini, lanjutnya, muncul belakangan terkait dengan kasus hukum yang tengah bergulir.

Tidak punya efek berarti bagi kesehatan anggota tubuh

Wahyuning menjelaskan, bahan kimia yang disuntik ke dalam tubuh seseorang untuk proses kebiri kimiawi, efeknya akan memberi tekanan kepada testosteron. “Seolah-olah merusak testosteron itu sendiri, sehingga testosteron itu tidak bisa bekerja dengan baik,” jelas dia.

Namun menurut Wahyuning, untuk organ tubuh lainnya, tidak ada efek samping yang berarti. “Sebenarnya tidak ada efek karena itu. Itu hukumnya lakukan seperti itu karena dinilai tidak ada efek yang terlalu merugikan,” kata Wahyuning.

Secara kedokteran melanggar kode etik

Wahyuning menjelaskan, pemberian tindakan kebiri ilmiah dapat masuk dalam kategori pelanggaran kode etik kedokteran. Menurut dia, jika dengan surat perintah dokter masih tidak bersedia melakukan tindakan, maka harus bersiap untuk dituntut dan dikenakan pidana juga sebagai orang yang melanggar undang-undang tidak mau melaksanakan perintah dari negara.

Kebiri Kimia diterapkan Sebagai Hukuman Pada Para Penjahat Seksual

Dalam dunia kedokteran, kebiri kimia hanya diberikan pada pasien khusus

Tindakan kebiri kimia dalam dunia kedokteran hanya diberikan pada pasien khusus, yaitu yang kadar hormon testosteronnya tinggi. Tapi, kata Wahyuning, tidak banyak pasien yang mengalami kasus ini.

Hanya dapat dilakukan dengan suntikan

Hingga saat ini, ujar Wahyuning, tindakan kebiri kimia hanya dapat diberikan ke seseorang dengan jarum suntik. Situasi ini membuat tindakan kebiri kimia harus dilakukan oleh tenaga medis, tenaga kedokteran.

Cara kerja kebiri kimia

Wahyuning membeberkan, tidak ada rasa sakit ketika zat kebiri kimia disuntikkan pada tubuh seseorang. Rasa sakit hanya terasa ketika jarum suntik ditusukkan. Sebelum tindakan ini dilakukan, kata Wahyuning, harus ada bukti yang diajukan melalui penelitian yang melibatkan banyak pihak.

Hal ini juga dilakukan secara berkala. Bisa per minggu, per bulan, maupun per tahun. Setelah suntikan tak lagi diberikan, menurut Wahyuning, tidak ada kecacatan hormon yang akan dialami pasien. Hormon testosteron akan kembali seperti normal.